Equityworld futures – Yen menguat menuju angka 100 per dolar karena permintaan untuk greenback melemah setelah investor memangkas spekulasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunganya pada tahun 2016.

Indeks Bloomberg Dollar Spot turun bulan ini dengan tidak adanya tanda-tanda bahwa kebijakan The Fed diatur untuk lebih berbeda dari Bank of Japan dan Bank Sentral Eropa, yang meningkatkan stimulus moneter karena mereka berusaha untuk medorong kelesuan dalam pertumbuhan. Yen berada di antara penerima manfaat utama, raih kenaikan terbaik di antara rekan-rekannya di pasar negara berkembang selama bulan lalu. Won Korea Selatan dan ringgit Malaysia juga menguat pada Selasa ini.

Yen menguat 0,7 persen ke 100,58 per dolar pada 12:07 siang waktu Tokyo dan menyentuh satu bulan tertinggi di 100,53. Indeks dolar Bloomberg, yang mengikuti mata uang ini terhadap 10 mata uang utama, turun 0,1 persen, menuju penurunan hari ketiga setelah penutupan Senin di level terendahnya sejak 23 Juni, hari dimana U.K. melakukan jajak pendapat untuk keluar dari Uni Eropa.