Equityworld Futures : Yen diperdagangkan sebesar 0.4% dari level 7 tahun terendah terhadap dollar terkait spekulasi bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe mempertimbangkan pembubaran parlemen menjelang penundanaan rencanan kenaikan pajak penjualan.
Yen catat gain secara singkat setelah Kepala Kabinet Sekretaris Yoshihide Suga menyatakan bahwa dia tidak sedang mempersiapkan untuk pemilu. Won Korea Selatan turun 1,100 per dollar untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun terakhir terkait kekhawatiran penurunan yen yang akan membuat ekspor Jepang lebih kompetitif. Mata uang Selandia Baru catat gain terhadap mayoritas mata uang setelah Fonterra Cooperative Group Ltd., yang berbasis di Auckland, eksportirp produk susu terbesar di dunia mempertahankan perkiraannya di tahun 2015 mendatang.
Yen berada pada level 115.61 per dollar pukul 2:14 siang waktu Tokyo, setelah kemarin mencapai level 116.10, level terendah sejak Oktober 2007 lalu. Mata uang Jepang tersebut mencatat gain 0.2% ke level 144.14 per euro. Euro tergelincir 0.1% ke level $1.2468.
Mata uang Jepang telah mengalami penurunan sebesar 5.9% dalam sebulan terakhir, penurunan tertajam diantara 10 mata uang negara maju seperti yang dimonitor oleh Bloomberg Correlation-Weighted Indexes, hal itu setelah para pembuat kebijakan mengejutkan para investor dengan stimulus dari BOJ (Bank of Japan) yang menyebabkan penyusutan mata uang dan reformasi dana pensiun yang menyebabkan aliran uang ke luar negeri. (bgs)
Sumber : Bloomberg