Wikileaks mengklaim telah mendapatkan isi surat-surat elektronik milik kepala CIA, John Brennan, dan mengatakan akan menerbitkan email-email tersebut hingga beberapa hari ke depan.

Diyakini Wikileaks mendapatkan isi email Brennan dari seorang siswa sekolah menengah yang telah mengaku membobol akun email Brennan.

Siswa berusia 13 tahun tersebut kepada New York Post mengatakan bahwa dirinya “marah dengan kebijakan luar negeri Amerika Serikat”.

Melalui akun Twitternya, siswa ini mengunggah kutipan email yang tampaknya seperti dokumen negara dengan klasifikasi rahasia.

FBI dan agen-agen rahasia CIA tengah menyelidiki dugaan pembobolan akun email Brennan.

Brennan diangkat menjadi kepala CIA pada 2013 setelah empat tahun menjadi asisten Presiden Barack Obama untuk masalah-masalah terorisme dan keamanan dalam negeri.

Dokumen rahasia milik pemerintah Amerika bukan “barang asing” bagi Wikileaks.

Dalam beberapa tahun terakhir, situs pembocor rahasia ini mengunggah berbagai dokumen negara dan kawat diplomatik milik pemerintah Amerika.