Equityworld futures – Penerbangan perdana wahana udara terpanjang di dunia telah dimulai – setelah upaya sebelumnya dibatalkan pada menit terakhir.

Airlander 10 – yang merupakan separuh pesawat terbang dan separuh kapal udara – lepas landas dari Cardington Airfield di Bedfordshire.

Penerbangan percobaan itu awalnya dijadwalkan pada hari Minggu lalua, namun ditunda, dan akhirnya mengangkasa pada Rabu (17/8) pukul 19:40 BST atau (Kamis, 01:40).

Pesawat senilai £25 juta atau sekitar Rp430 miliar, memiliki panjang 92m, atau 15 meter lebih panjang dari jet penumpang terbesar, Airbus A380.

Rencana uji terbang hari Minggu dibatalkan karena ‘masalah teknis’ yang tidak bisa diselesaikan pada waktunya untuk penerbangan siang hari, padahal pesawat itu tidak diperbolehkan untuk terbang di malam hari selama tahap pengujian.

Pesawat itu awalnya dikembangkan bagi pemerintah AS sebagai pesawat pengintaian , namun kemudian dibekukan tekait pemangkasan anggaran.

Pada Mei 2015, perusahaan Inggris Hybrid Air Vehicles (HAV) meluncurkan kampanye untuk mengembangkan lagi Airlander 10.

Dalam penerbangan sebenarnya -dengan pilot, wahana angkasa raksasa ini akan bisa tetap berada di udara selama lima hari.

HAV mengatakan, pesawat itu bisa digunakan untuk berbagai kepentingan, seperti pengintaian, komunikasi, pengiriman bantuan, bahkan penerbangan penumpang.

Perusahaan itu menjadwalkan pembuatan 10 Airlander per tahun sebelum tahun 2021.