Equityworld futures – UBS menginginkan anda untuk membeli emas.

Sepanjang Fed melihat tidak ada alasan untuk terburu-buru dalam menaikkan suku bunga, emas seharusnya dapat berperforma dengan baik, menurut strategist dari bank ternama.

Mereka melihat emas akan naik ke level $1.350 per ons pada tahun mendatang, naik 7% dari level saat ini.

Dengan ketidakmampuan emas dalam membayar bunga, logam kuning ini kehilangan daya tarik ketika suku bunga naik dan investor akan beralih ke aset alternatif yang lebih baik.

Namun, emas menjadi aset favorit dalam situasi panik dalam pasar dan ekonomi yang cenderung negatif, dimana investor akan memilih aset yang dianggap lebih aman.

Wayne Gordon dan Giovanni Staunovo dari UBS mengatakan dalam sebuah catatan bahwa Fed masih mungkin menaikkan suku bunga AS Desember nanti, dan hal itu mungkin masih bearish untuk emas pada jangka pendek.

Oleh sebab itu, mereka memperkirakan emas akan jatuh ke level $1.225 dalam tiga bulan ke depan. Emas Desember melemah 0,2% untuk menetap di level $1.250,50/ons Jumat lalu. Namun, secara mingguan, emas berada 0,3% lebih tinggi.

Kedua strategist itu mengatakan bahwa laporan pekerjaan AS jumat lalu tidak cukup untuk membuat Fed menaikan suku bunga pada tahun ini. Laporan itu kurang positif; laporan itu menunjukkan kenaikan pada pekerjaan yang kurang dari apa yang diiharapankan meskipun tidak memiliki banyak detail mengkhawatirkan tentang pasar tenaga kerja.

Kendatipun demikian, setelah Fed menaikkan suku bunga pada Desember, prospek untuk emas akan menjadi jauh lebih baik, mereka mengatakan.

œPergerakan lambat Fed dan kenaikan yang moderat pada inflasi seharusnya mendorong lebih suku bunga riil ke dalam wilayah negatif pada tahun 2017, Gordon dan Staunovo mengatakan. œSecara historis, hal itu berperan sebagai penggerak yang kuat untuk harga emas yang lebih tinggi.