Equity World Futures: Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, berdasarkan survei pemantauan yang dilakukan hingga pekan ketiga Juni 2014, Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan ini sudah mencapai 0,37 persen (month-to-month).

“Survei pemantauan harga kami, sampai minggu ketiga itu sebesar 0,37 persen month-to-month. Sehingga, secara year-on-year adalah 6,63 persen. Jadi, bulan ini jelas di bawah 7 persen,” kata Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo di Gedung DPR Jakarta, Selasa (24/6).

Menurut Perry, penurunan inflasi secara tahunan tersebut sekaligus menandakan bahwa laju inflasi 2014 lebih terkendali dan sejalan dengan arah sasaran 4,5 persen plus minus 1 persen. “Biasanya, rata-rata (inflasi Juni) sebesar 0,56 persen. Inflasi bulan ini memang rendah dari rata-rata dampak historisnya,” kata Perry.

Namun demikian, menurut dia, beberapa komoditas pangan mengalami kenaikan, seperti ayam dan telur. “Sekarang yang mulai agak naik juga (harga) beras. Beberapa kali kami rapat dengan Menko (Perekonomian) membahas bagaimana memastikan distribusi bahan makanan dan komitmen Pak Menko (Chairul Tanjung) sangat kuat untuk terus melakukan itu,” paparnya.

Perry meyakini, hingga akhir Juni 2014, inflasi (m-t-m) akan berada di bawah 5 persen. “Saya kira akan sekitar 6,7 persen kalau untuk year-on-year keseluruhan bulan Juni,” kata Perry.

Sumber berita: www.plasadana.com