EquityWorld Futures Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak datar setelah pagi tadi sempat fluktuatif. Sepinya transaksi membuat indeks tak jauh-jauh bergerak dari posisi pembukaan.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 4,257 poin (0,09%) ke level 4.889,716. Aksi wait and see investor membuat indeks belum berhasil balik ke level 4.900.

Indeks bergerak datar dalam rentang yang tipis. Aksi tunggu investor yang membuat IHSG berjalan lebih lambat dari biasanya.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (17/6/2014), IHSG menipis 3,842 poin (0,08%) ke level 4.881,617. Sementara Indeks LQ45 berkurang 0,186 poin (0,02%) ke level 822,870.

Indeks sempat menghijau, tapi tak sampai balik ke level 4.900. Saham-saham komoditas masih jadi incaran beli, sedangkan saham perbankan mulai dilepas.

Perdagangan siang hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 111.475 kali pada volume 1,925 miliar lembar saham senilai Rp 1,851 triliun. Sebanyak 73 saham naik, 167 turun, dan 81 saham stagnan.

Mayoritas bursa regional terjebak di zona merah sampai siang hari ini. Tingginya harga minyak dunia gara-gara konflik di Iran memberi sentimen negatif.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menguat 62,21 poin (0,42%) ke level 14.995,50.
  • Indeks Hang Seng melemah 130,38 poin (0,56%) ke level 23.170,29.
  • Indeks Komposit Shanghai jatuh 17,28 poin (0,83%) ke level 2.068,70.
  • Indeks Straits Times turun 16,69 poin (0,51%) ke level 3.273,57.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah United Tractor (UNTR) naik Rp 725 ke Rp 22.700, Matahari (LPPF) naik Rp 525 ke Rp 14.475, Astra Agro (AALI) naik Rp 350 ke Rp 26.950, dan Indocement (INTP) naik Rp 300 ke Rp 24.825.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mandom (TCID) turun Rp 400 ke Rp 15.100, Buana Finance (BFIN) turun Rp 345 ke Rp 2.205, Unilever (UNVR) turun Rp 325 ke Rp 29.325, dan ABM Investama (ABMM) turun Rp 295 ke Rp 2.755.

Sumber berita: www.detik.com