EquityWorld Futures: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia akhirnya kembali merangkak naik. Indeks menanjak bersamaan dengan kinerja positif bursa saham regional dan ekspektasi positif terhadap hasil pemilihan presiden mendatang.

Pada penutupan perdagangan Selasa (17/6), IHSG Menguat 0,49 persen ke level 4.909,52. Namun nilai perdagangan rata-rata harian menurun dari Rp6,12 triliun menjadi Rp 6,111 triliun. Saham-saham yang menggerakkan indeks antara lain PGN, Kalbe Farma, dan United Tractor.

Sepanjang perdagangan, indeks bergerak fluktuatif. Investor pun terpancing melakukan aksi beli di akhir perdagangan karena harga saham unggulan relatif murah. Investor pun kini tidak terlalu terpengaruh dengan performa para kandidat presiden dalam debat yang berlangsung Minggu lalu. Dengan demikian, aksi beli diperkirakan terus berlanjut.

Di pasar uang, rupiah menurun 0,62 persen ke level 11.892,5 per dollar. Rupiah merosot setelah pertemuan Komite Pasar Terbuka bank sentral Amerika Serikat (FOMC) membuka peluang penarikan kembali stimulus moneter. Hal ini akan mendorong pelarian dana asing dari negara berkembang dan memicu pelemahan rupiah.

Pelemahan rupiah diperkirakan semakin tajam karena permintaan dollar dari perusahaan di dalam negeri meningkat. Korporasi membutuhkan dollar untuk membayar utang jangka pendek dan dividen. Dengan faktor tersebut, rupiah kemungkinan begeral di level 11.850-12.050 per dollar. Sedangkan IHSG berada di interval 4.850-4.925.

Sumber berita: www.plasadana.com