Equity World Futures Jakarta: Bursa Saham China melemah, indeks acuan tersebut membalikkan gain pada menit akhir perdagangan saham, dikarenakan saham property dan perusahaan barang konsumen melemah.

China Vanke Co. melemah 1.8%. Inner Mongolia Yili Industrial Group Co. turun tajam dalam 6 bulan terakhir. SDIC Power Holdings Co Ltd. menguat 2.8%.

Indeks Shanghai Composite melemah kurang dari 0.1% ke level 2,038.31 pada sesi penutupan perdagangan saham, sekitar 5 saham turun untuk setiap 3 yang naik. Sementara kenaikan pada indeks manufaktur dan rencana menurunkan persyaratan cadangan kas bagi beberapa perbankan positif dilakukan, mereka tidak cukup menghadapi kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi akan melambat, menurut Everbright Securities Co. says.

Indeks CSI 300 melemah 0.3% ke level 2,149.92. Indeks Hang Seng China Enterprises menguat 0.8%, sementara Indeks Hang Seng China AH Premium melemah 0.9% ke level terendahnya sejak 26 Desember tahun lalu. Kemarin bursa saham China dan Hong Kong tutup karena hari libur nasional, pada saat bersamaan Indeks Ekuitas AS-China Bloomberg menguat 0.5% di New York. (bgs)

Sumber : Bloomberg