Equityworld – Harga emas kian turun pada Selasa (29/06) petang, tetap mendekati level terendah satu minggu sebelumnya dan bersiap untuk mencatatkan kinerja bulanan terburuk sejak 2016. Penguatan dolar AS dan perkembangan mengenai apakah Federal Reserve AS akan memperketat kebijakannya moneter lebih cepat dari yang diharapkan juga membebani logam kuning.

Harga emas berjangka turun 0,35% di $1.774,45 per troy ons pukul 13.44 WIB menurut data Investing.com setelah mencapai level terendah sejak 21 Juni pada hari Senin.

Kebingungan atas kebijakan prospek Fed tetap hadir hampir dua minggu setelah perubahan hawkish yang tiba-tiba dalam kebijakan terbarunya membuat investor khawatir. Ini berkontribusi pada perdagangan lesu yang terlihat di pasar emas, menurut analis ED&F Man Capital Markets Edward Meir.

Beberapa pejabat Fed tetap berpegang pada nada hawkish ini. Presiden Fed Bank Richmond Thomas Barkin mengatakan bahwa bank sentral telah membuat “kemajuan lebih lanjut yang substansial” menuju tujuan inflasi untuk memulai pengurangan aset.

Dolar, yang biasanya bergerak terbalik dengan emas, naik tipis 0,06% di 91,933 pukul 13.46 WIB.

Namun, “dolar akan mulai melemah lagi, karena lanskap jelas di depan kenaikan suku bunga setidaknya selama 18 bulan sampai dua tahun,” kata Meir.

Investor lain juga memperkirakan emas akan melanjutkan tren penurunannya.

“Meskipun telah pulih dari aksi jual dua minggu lalu, emas terus bergerak di bawah level rata-rata pergerakan 100 hari,” OCBC menulis dalam catatan.

“Kami memperkirakan kondisi emas akan melanjutkan tren penurunannya minggu ini karena meningkatnya sentimen risiko dan pasar terus melihat prospek pengetatan moneter dari The Fed,” tambah catatan itu.

Namun, optimisme tetap ada di beberapa segmen pasar.

“Emas mulai mencari dukungan di sini di level $1.775… kita mulai melihat investor kembali ke logam pada harga yang lebih rendah sekarang, karena pergeseran Fed yang lebih tepat dipertimbangkan,” manajer pengembangan bisnis Guardian Gold Australia John Feeney mengatakan kepada Bloomberg.

Di logam mulia lainnya, perak juga turun 0,34% di 26,135, palladium turun 0,13% ke 2.682,50 dan platinum terus turun 0,44% di 1.090,25 pukul 13.50 WIB.

Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) turun tipis Rp1.000 dari Rp933.000 pada Senin menjadi Rp932.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 07.56 WIB.

Sumber : Reuters, Investing
Equityworld Futures