Equityworld futures – Saham Hong Kong ditutup turun ke level terendah tiga pecan pada hari Kamis, dipimpin oleh sektor properti, karena suku bunga pinjaman naik pasca kenaikan suku bunga AS.

Indeks perusahaan yang terdaftar di kota tersebut mencatat penurunan persentase satu hari terbesar dalam enam pekan, di tengah kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi China kehilangan momentum.

Indeks Hang Seng turun 1,2% menjadi 25.565,34, sedangkan Indeks China Enterprises turun 1,6% menjadi 10.346,15 poin.

Bank sentral Hong Kong menaikkan suku bunga dasar 25 basis poin pada hari sebelumnya setelah Federal Reserve AS memutuskan tingkat kebijakannya seperti yang diperkirakan semalam. Suku bunga Hong Kong bergerak mengikuti AS.

Kepala Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA), Norman Chan, mengatakan dia memperkirakan bank-bank di wilayah tersebut secara bertahap menaikkan suku bunga KPR, yang bisa menekan saham pengembang properti.

Chan menambahkan, dia memperkirakan akan ada peningkatan arus keluar modal dari pusat keuangan karena adanya arbitrase perdagangan dengan mata uang lokal.

Sebagian besar sektor turun, dengan penurunan yang dipimpin oleh sektor real estat, yang rentan terhadap biaya pinjaman yang lebih tinggi.