Saham Asia turun, indeks acuan regional melemah dari level lima minggu terkuatnya, seiring merosotnya data payrolls AS yang dapat
meningkatkan kekhawatiran terhadap perekonomian terbesar dunia tersebut yang kehilangan momentum. Sedangkan saham Jepang
menurun diiringi penguatan yen.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,5 % ke level 129,12 pada pukul 09:06 pagi waktu Tokyo. Peningkatan sebanyak 38.000 pekerja pada
laporan non-farm payrolls kurang dari perkiraan ekonom yang disurvei oleh Bloomberg, mengurangi pemulihan dalam ekuitas global dan
meningkatkan kekhawatiran dalam pertumbuhan AS. Probabilitas kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve melonjak pada bulan Juli
turun menjadi 27 % setelah merilis data pekerjaan, dari lebih dari 50 % pada minggu lalu, dengan kemungkinan tidak melanggar bahkan

sampai pertemuan terakhir tahun ini pada 14 Desember mendatang.
Indeks Topix Jepang melemah 1,8 % karena yen diperdagangkan pada level 106,62 dolar. Mata uang tersebut menguat 2,2 % pada Jumat
lalu. Indeks S&P / ASX 200 Australia sedikit berubah. Sementara pasar finansial di Korea Selatan dan Selandia Baru ditutup untuk
liburan, sedangkan di Hong Kong dan China belum memulai perdagangan.

Sumber : Bloomberg