Equity world – Harga emas didorong menguat di sesi perdagangan Eropa pada hari Kamis, membalikkan kerugian semalam, akibat dolar AS jatuh setelah risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve bulan Juli dengan pelaku pasar menahan kembali harapan kenaikan suku bunga AS berikutnya.

Emas untuk pengiriman Desember di divisi Comex Bursa Perdagangan New York menguat $8,65, atau 0,64%, diperdagangkan pada $1,357.45 per troy ounce pukul 14.02 WIB, setelah jatuh $8,10, atau 0,6%, pada hari Rabu kemarin.

Peluang untuk kenaikan suku bunga jangka pendek memudar setelah risalah pertemuan kebijakan Fed bulan Juli, dirilis pada hari Rabu dini hari, menunjukkan bahwa pembuat kebijakan masih terbagi atas kebutuhan dalam menaikkan suku bunga di tahun ini.

Menurut risalah, beberapa anggota voting berharap bahwa kenaikan suku bunga AS akan dibutuhkan segera, meskipun ada kesepakatan umum bahwa lebih banyak data yang dibutuhkan sebelum langkah tersebut.

Dana Fed berjangka saat ini hanya menghargai kesempatan 9% dari kenaikan suku bunga pada bulan September, dibandingkan dengan 15% pada hari sebelumnya. Peluang Desember berada di sekitar 46%, turun dari 53% sehari sebelumnya, menurut Perangkat Pemantau Suku Bunga Fed Investing.com.

Emas sensitif terhadap pergerakan suku bunga AS, yang mengangkat biaya kesempatan memegang aset non-unggulan seperti emas batangan. Kenaikan bertahap tingkat suku bunga yang lebih tinggi dipandang kurang mengancam harga emas daripada rangkaian peningkatan yang cepat.

Dolar merosot ke posisi terendah 7 minggu terhadap yen dan euro pada Kamis, di tengah berkurangnya harapan kenaikan suku bunga Fed sebelum akhir tahun.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, jatuh ke 94,36, terendah sejak tanggal 24 Juni. Harga terakhir berada di 94,48.

Pelemahan dolar biasanya menguntungkan emas, karena meningkatkan daya tarik logam tersebut sebagai aset alternatif dan membuat komoditi yang dihargakan dalam dolar lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Pelaku pasar akan memperhatikan komentar dari beberapa pejabat Fed malam ini. Presiden Federal Reserve New York William Dudley berpidato pada pukul 21.00 WIB, berlanjut Presiden Fed San Francisco John Williams akan menyampaikan pidato di Anchorage, Alaska dan Presiden Fed Dallas Robert Kaplan juga akan berpidato.

Selain pembicara Fed, pedagang akan mengawasi dengan cermat klaim pengangguran mingguan yang dirilis pada pukul 19.30 WIB. Survei Philadelphia Fed juga akan dirilis.

Sepanjang tahun ini, logam mulia ini naik hampir 26%, didorong oleh kekhawatiran atas pertumbuhan global dan ekspektasi stimulus moneter.

Juga di Comex, perak berjangka untuk pengiriman September naik 14,0 sen, atau 0,71%, diperdagangkan pada $19,78 per troy ounce di awal perdagangan London, sementara tembaga berjangka naik 2,2 sen, atau 1,02%, ke $2,174 per pon.