PT Equity World Futures: Bank sentral China (PBOC) kemarin mengatakan bahwa akan memasukan platform trading emas internasional The Shanghai Gold Exchange kedalam sistem perbankan untuk zona perdagangan bebas di kota itu.

Bursa tersebut menandatangani perjanjian dengan Industrial & Commercial Bank of China Ltd (ICBC), China Construction Bank Co (CCB), dan cabang-cabang Shanghai Bank of China Ltd dan Shanghai Pudong Development Bank Co, berdasarkan pernyataan yang diberikan oleh kantor pusat PBOC di Shanghai. Bagi investor yang memenuhi persyaratan dapat membuka rekening perdagangan bebas dengan empat bank kreditur tersebut untuk perdagangan emas di zona itu, menurut pernyataan yang tidak memberikan detail pedomannya.

China, konsumen emas dan produsen terbesar dunia, memulai zona perdagangan bebas di Shanghai tahun ini sebagai ajang pengujian untuk liberalisasi suku bunga dan penggunaan mata uang renmimbi. The Shanghai Gold Exchange, bursa fisik terbesar untuk logam di negara itu sedang mempertimbangkan kemungkinan penggunaan mata uang yuan secara global dalam perdagangan emas di zona itu, Bloomberg News melaporkan pada tanggal 4 Juni.

“Ini menunjukkan bahwa pemerintah China serius untuk mendorong upaya internasionalisasi yuan dan menggunakan alat-alat seperti perdagangan emas untuk menguji upaya tersebut,” Jiang Shu, seorang analis senior dari Industrial Bank Co di Shanghai mengatakan dalam sebuah wawancara telepon. “Ini mungkin sebuah konfirmasi bahwa bank sentral telah memberikan persetujuan formal untuk perdagangan emas di zona perdagangan bebas.”

Bulan lalu, bank sentral China merilis aturan untuk sistem akun perdagangan bebas di zona itu yang akan memfasilitasi konversi mata uang dan memungkinkan perusahaan China untuk memperoleh pembiayaan dari luar negeri. Pengumuman ini akan memungkinkan investor yang membuka rekening perdagangan bebas di zona itu untuk perdagangan pasar emas Shanghai menggunakan mata uang luar negeri, kata Jiang.

Sumber: Bloomberg