Equity World – Emas sedikit lebih tinggi pada hari Jumat (26/11), tetapi hampir kembali seperti posisi di awal bulan pasca petunjuk yang hawkish dari pejabat Federal Reserve mendukung dolar dan melemahkan dukungan untuk emas batangan. Setelah melonjak ke level tertinggi lima bulan di awal November, logam mulia berada di puncak penurunan mingguan kedua beruntun. Harga berada di bawah tekanan karena para pembuat kebijakan Fed mengatakan mereka terbuka untuk pengurangan lebih cepat dari stimulus era pandemi dalam menanggapi percepatan inflasi.

Pencalonan kembali Jerome Powell untuk memimpin otoritas moneter pekan ini juga menekan emas karena dia umumnya dipandang lebih hawkish daripada kandidat lainnya. Dolar mendekati level tertinggi 16 bulan, didukung oleh serangkaian data ekonomi AS yang positif termasuk lonjakan belanja konsumen.

Namun, emas batangan lebih stabil pada hari Jumat (26/11) karena investor mengamati munculnya jenis virus corona baru yang mengancam akan memperumit pemulihan ekonomi global dari pandemi. Emas naik 0,2% menjadi $1.793,06 per ounce pada pukul 9:49 pagi di Shanghai. Untuk pekan ini Emas turun 2,9% dan sejauh ini naik 0,5% di bulan November. Platinum turun 1%, sementara paladium naik 0,9% dan perak mengalami sedikit penurunan. (Tgh)

Sumber: Bloomberg, Ewfpro
PT Equity World Futures