EquityWorld Futures: Sistem teknologi informasi sudah banyak disalahgunakan oleh pihak tak bertanggungjawab dan merugikan konsumen. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku banyak menerima aduan soal promosi produk sektor jasa keuangan melalui pesan singkat atau SMS.

“Kita banyak memperoleh pengaduan terhadap sms yang diterima, berapa banyak ya cukup banyak, Sampai hari ini ada 15.000 pengaduan. Dimana berupa pertanyaan 12.500 pengaduan atau 43 persen asuransi pembiayaan, 47 perbankan sisanya lainnya termasuk investasi tak legal,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (18/6).

Sosialisasi dan edukasi produk layanan jasa keuangan perlu dilakukan terutama berbasis teknologi informasi dan telekomunikasi. Masyarakat sudah tidak nyaman atas penawaran-penawaran produk sektor keuangan melalui pesan singkat.

Bernagkat dari persoalan itu, OJK bakal mengimplementasikan kebijakan Agustus nanti yakni pelarangan penawaran produk sektor keuangan melalui teknologi berbasis IT seperti SMS.

“Tahun lalu kita telah membuat aturan, gimana orang tidak bisa menawarkan kembali, setiap nanti membuat aplikasi, seperti kalau kita membuka kartu kredit, di situ ada pilihan akan terbuka untuk publik atau tidak, jika tidak maka tidak ada lagi masukan masukan,” jelas dia.

Sumber berita: www.merdeka.com