Equityworld Futures – Emiten BUMN pertambangan mineral PT Aneka Tambang Persero Tbk (JK:ANTM) berencana untuk memacu produksi nikel dan menyelesaikan proyek smelter pada tahun ini. Antam mematok target produksi bijih nikel sebanyak 8,84 juta wet metrik ton (wmt) dan penjualan sebesar 6,71 juta wmt.

Target tersebut meningkat dengan cukup agresif dibandingkan dengan capaian tahun lalu, di mana Antam memproduksi 4,6 juta wmt bijih nikel dan mencatatkan penjualan sebesar 3,3 juta wmt. Nikel Berjangka tercatat berada di level 16.560 atau turun tipis 0,42% pada pukul 09:17 WIB menurut data Investing.com.

“Antam terbuka terhadap segala peluang yang akan mendukung penguatan bisnis komoditas utama perseroan mulai dari hulu hingga hilir yang diharapkan memperkuat kinerja positif perseroan,” jelas SVP Corporate Secretary Aneka Tambang Kunto Hendrapawoko pada Bisnis.

Untuk mendukung target ini, Antam mengalokasikan belanja modal sebesar Rp2,48 triliun yang berasal dari kas internal serta eksternal. Nantinya, belanja modal akan digunakan untuk pengembangan rutin, usaha, proyek, dan keperluan lainnya.

Sebagai informasi, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan kemarin (7/4), para pemegang saham menyetujui agenda pembagian dividen dengan rasio 35% dari total laba bersih 2020 atau setara dengan Rp402,2 miliar. Kemudian, sisa 65% laba bersih setara Rp747 miliar akan dicatatkan sebagai saldo laba.

Sumber : Reuters, Investing
PT Equityworld Futures