PT Equity World Futures: Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, pemotongan anggaran belanja negara melalui RAPBN-Perubahan 2014 sebesar Rp43 triliun, diyakini masih mampu mendorong pertumbuhan 5,5 persen.

“Kami sangat optimistis, karena range-nya 5,1-5,5 persen. Tetapi, kalau dipotong Rp100 triliun (sesuai Inpres No. 4 Tahun 2014), mungkin pertumbuhan ekonomi di bawah 5,5 persen,” kata Menkeu.

Dia memperkirakan, efek dari pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di 2014 sebesar 9 persen dari PDB. “Yang paling besar adalah konsumsi rumah tangga, investasi dan ekspor. Pembangunan infrastruktur tidak akan selesai tahun ini,” ucap Chatib.

Namun demikian, Chatib menegaskan, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi di angka 5,5 persen perlu kerja ekstra keras dalam meningkatkan ekspor, mengendalikan impor, memberi kepastian berinvestasi dan menjaga daya beli masyarakat. Pada kuartal pertama, pertumbuhan ekonomi 5,2 persen.

Kalau mau mencapai 5,5 persen di 2014, maka pada kuartal kedua, ketiga dan keempat harus di atas 5,5 persen. “Di kuartal kedua diperkirakan sedikit lebih baik dari kuartal pertama,” kata Chatib.

Sumber berita: www.plasadana.com