PT Equity World Futures: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 8 poin terkena aksi ambil untung. Pelaku pasar masih menanti pengumuman BI Rate siang nanti.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 11.815 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.805 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 8,830 poin (0,18%) ke level 4.963,166. Sedangkan Indeks LQ45 turun 2,301 poin (0,27%) ke level 839,780.

Mengawali perdagangan, Kamis (11/6/2014), IHSG dibuka berkurang 12,014 poin (0,24%) ke level 4.959,932. Indeks LQ45 dibuka terpangkas 3,558 poin (0,42%) ke level 838,137.

Saham-saham yang kemarin sudah naik cukup tinggi langsung jadi sasaran aksi jual. Hampir semua sektor melemah, kecuali sektor agribisnis.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terkoreksi 14,754 poin (0,30%) ke level 4.957,192. Sementara Indeks LQ45 turun 3,648 poin (0,43%) ke level 838,433.

Kemarin IHSG menanjak 25 poin berkat aksi beli di menit-menit terakhir perdagangan. Padahal seharian Indeks bergerak datar dalam rentang yang tipis.

Wall Street akhirnya jatuh ke zona merah setelah berkali-kali cetak rekor. Prediksi pertumbuhan ekonomi global yang dipangkas oleh Bank Dunia memberi sentimen negatif.

Bursa-bursa di Asia bergerak mixed pagi ini. Dipangkasnya proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia memberi sentimen negatif.

Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 anjlok 177,80 poin (1,18%) ke level 14.891,68.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 2,42 poin (0,12%) ke level 2.054,95.
  • Indeks Straits Times menguat tipis 0,47 poin (0,01%) ke level 3.290,51.

Sumber berita: www.detik.com