Equityworld Futures – Harga minyak turun pada Jumat (12/03) pagi, bahkan ketika investor menyambut langkah-langkah terakhir dari paket stimulus AS yang mendorong meningkatnya harapan pemulihan permintaan bahan bakar.

Harga minyak Brent turun 0,03% ke $69,50 per barel dan harga minyak WTI turun 0,26% di $65,85 per barel menurut data Investing.com.

Presiden AS Joe Biden menandatangani RUU paket stimulus senilai $1,9 triliun menjadi undang-undang pada hari Kamis, sehari setelah Dewan Perwakilan Rakyat AS memberikan persetujuan akhir untuk RUU tersebut.

Investor juga tetap optimis karena bertepatan di awal musim semi lantaran akan banyak mobil berada di jalan. Jarak tempuh kendaraan yang dikendarai di jalan raya Amerika dilaporkan meningkat 10% selama seminggu terakhir dari tujuh hari sebelumnya, sementara penggunaan jalan raya Inggris juga kembali meningkat.

Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC), bagaimanapun, mengindikasikan catatan hati-hati mengenai prospek permintaan pada hari Kamis dan juga menurunkan perkiraan untuk minyak mentah yang perlu dipompa selama dua kuartal berikutnya.

Namun, keputusan yang dibuat oleh OPEC dan mitranya (OPEC+) di awal bulan untuk melanjutkan pengurangan produksi yang ada saat ini juga terus memperketat pasar, dan peluncuran vaksin COVID-19 global terus mendorong optimisme atas pemulihan permintaan bahan bakar.

“Dengan asumsi program vaksinasi berhasil, kami memperkirakan permintaan bensin yang terpendam akan dilepas pada musim panas ini selama musim mengemudi di AS dan Eropa,” kata analis FGE dalam catatan.

Minyak menutup minggu yang bergejolak dan harga pun naik ke titik tertinggi sejak Oktober 2018 pada hari Senin setelah serangan terhadap fasilitas Arab Saudi. Harga pun melemah seiring berjalannya minggu ini, dan siap untuk mencatat kerugian mingguan yang moderat.

Jangka waktu cepat untuk kontrak berjangka Brent adalah 63 sen per barel dalam kemunduran pada hari Kamis, dibandingkan dengan 54 sen selama minggu sebelumnya.

Sumber : Investing, Reuters
PT Equityworld Futures