Equityworld Futures – Dolar melemah pada awal perdagangan Eropa hari Selasa (09/03), tetapi tetap mendekati tertinggi multi-bulan didukung oleh kenaikan imbal hasil Treasury dan ekspektasi pemulihan ekonomi AS yang kuat.

Pada pukul 3:55 ET (0755 GMT), Indeks Dolar, yang melacak greenback terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya, turun 0,2% pada 92,130, setelah sebelumnya naik ke 92,528, level tertinggi sejak akhir November.

EUR/USD naik 0,3% menjadi 1,1883, setelah sebelumnya jatuh ke posisi terendah yang terakhir terlihat pada akhir November 2020, menjelang rilis revisi terbaru dari data PDB kuartal keempat zona euro pada Selasa malam dan Bank Sentral Eropa akan menyerahkan keputusan kebijakannya pada hari Kamis. Data yang dirilis pada hari Senin menunjukkan bahwa ECB tidak secara nyata meningkatkan pembelian obligasi dua minggu lalu karena kekhawatiran inflasi menguasai pasar dunia.

Ujian lain untuk pasar nanti adalah penjualan surat utang negara berjangka tiga tahun pada pukul 1 siang ET (1800 GMT), seminggu setelah lelang surat utang berjangka tujuh tahun yang tidak diterima dengan baik memicu kenaikan tajam dalam imbal hasil. Jatuh tempo tiga tahun lebih sensitif terhadap suku bunga jangka pendek, dan harga yang ditawarkan dengan demikian akan menjadi komentar yang lebih eksplisit ketika investor mengharapkan Federal Reserve untuk mulai menaikkan suku bunga.

USD/JPY turun 0,1% pada 108,78, tidak jauh dari level tertinggi sembilan bulan setelah PDB kuartal keempat Jepang direvisi untuk menunjukkan pertumbuhan kuartalan 2,8%, versus kenaikan awal 3,0%. GBP/USD naik 0,4% menjadi 1,3880, setelah menyentuh level terendah tiga minggu $ 1,3779 pada hari Jumat, sementara AUD/USD yang sensitif terhadap risiko naik 0,4% menjadi 0,7680.

Mendorong kenaikan greenback, dengan indeks dolar naik sekitar 2,5% di tahun ini, yang telah menjadi data makroekonomi yang optimis, dikombinasikan dengan kebijakan moneter yang longgar. Analis telah merevisi perkiraan mereka untuk pertumbuhan AS yang lebih tinggi sambil cenderung merevisi perkiraan mereka untuk negara lain. (Arl)

 

Sumber : Investing, Ewfpro
PT Equityworld Futures