Emas telah turun selama minggu ini diiringi kemerosotan pada sektor komoditas ke level 13 tahun terendah. Emas kemungkinan masih tetap mengalami penurunan, menurut Morgan Stanley, yang mengatakan bahwa kinerja terburuk bullion yang mungkin jatuh ke level $ 800 per ons.

Para pembuat kebijakan akan memulai kenaikan suku bunga AS, seiring terkoreksinya pasar saham China dan menjual cadangan emas bank sentral, analis Tom Price mengatakan dalam sebuah laporan. Logam ini diperkirakan akan ditransaksikan sekitar $ 1.050 per ons, menurut bank sentral, memacu perkiraan tahun 2015 tidak berubah. Harga emas berada di level $ 1.098 pada hari Kamis.

Emas meredup terkait Federal Reserve bersiap untuk menaikan suku bunga acuan diiringi penguatan dolar. Harga emas bisa turun di bawah $ 1.000 per ons, menurut Goldman Sachs Group Inc Jeffrey Currie, sementara Standard Chartered Plc mengatakan emas mungkin akan memperpanjang penurunan. Penurunan bullion menyeret Indeks Komoditi Bloomberg ke level terendahnya sejak tahun 2002 seiring merosotnya logam dan minyak mentah.

Emas untuk pengiriman segera merosot ke level $ 1,086.18 per ounce pada hari Senin, yang merupakan level terendahnya sejak Maret 2010, menurut harga dari Bloomberg, dan terakhir diperdagangkan di bawah level $ 800 pada tahun 2008. Morgan Stanley memperkirakan pada tahun 2015 berada diangka $ 1.190.