PT EquityWorld Futures: Minyak mentah WTI (West Texas Intermediate) berayun diantara gain dan juga loss mendekati level $101 per barel yang berada ditengah spekulasi bahwa cadangan minyak mentah A.S naik untuk ke 14 kalinya dalam 15 pekan terakhir.

Kontrak di New York sedikit berubah setelah kenaikan kemarin sebesar 0.2%. pekan lalu cadangan minyak mentah kemungkinan berekspansi hingga 1.1 Juta barel, berdasarkan survey Bloomberg menjelang rilis data besok dari pihak Energy Information Administration.

Diskon WTI bagi minyak jenis Brent yang berada di London telah menyempit setelah terjadinya penurunan terbesar pada kontrak Eropa selama sebulan terakhir seiring Libya membuka jalan guna melanjutkan ekspor minyak mentah dari pelabuhan yang berada dibagian Timur Zueitina.

WTI untuk pengiriman Juni berada dilevel $100.82 per barel, turun 2 sen, dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange pada 9:06 pagi waktu Sidney.

Kontrak tersebut kemarin naik 24 sen. volume perdagangan seluruh kontrak berjangka berada dikisaran 82% dibawah rata-rata 100-hari. bulan ini harga turun 0.8%.

Sedangkan minyak Brent untuk settlement Juni, kemarin terjatuh sebanyak $1.46, sebesar 1.3%, menuju ke level $108.12 per barel pada ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. minyak mentah acuan Eropa telah mengakhiri sesi perdagangan dilevel premium $7.28 bagi WTI.

Pelabuhan minyak Zueitina dengan kapasitas 70,000 barel per hari yang berada di Libya telah siap menerima kapal tanker untuk pemuatan minyak, pembicara dari pihak National Oil Corp. yang dijalankan oleh negara, Mohamed Elharari kemarin mengatakan via pesan singkat bahwa, telah tercapai sebuah kesepakatan pada 6 April lalu yang diberikan untuk para pemberontak guna menyerahkan sebanyak 2 dari 4 pangkalan minyak yang telah mereka rebut, sebagai balasan untuk sebuah amnesti resmi dan pembayaran upah yang di klaim oleh para pembelot dari penjagaan fasilitas petroleum domestik. (tito)

Sumber : Bloomberg