Equityworld futures – Minyak diperdagangkan mendekati penutupan terendah dalam dua bulan seiring peningkatkan pengeboran produsen AS di tengah melimpahnya stok global.

Futures sedikit berubah di New York setelah tergelincir 3,8 persen pekan lalu. anjuangan yang menargetkan minyak di AS naik untuk minggu keempat menjadi 371, rentetan kenaikan terpanjang sejak Agustus, Baker Hughes Inc mengatakan Jumat. Fund manager menambahkan taruhan yang terbesar dalam setahun pada penurunan harga West Texas Intermediate pada minggu yang berakhir pada 19 Juli menurut data Komisi Perdagangan Komoditi Berjangka.

Minyak mentah berfluktuasi di antara $ 43 dan $ 52 per barel sejak awal Juni setelah hampir dua kali lipat lebih tinggi dari level terendah 12 tahun pada bulan Februari menyusul gangguan pasokan dan jatuhnya keluaran AS berhasil memangkas surplus global. Situasi terburuk dari gejolak dalam pasar sudah berakhir, menurut Schlumberger Ltd dan saingannya Halliburton Co, dua penyedia jasa pengeboran dan fracking ladang minyak terbesar di dunia.

WTI untuk pengiriman September berada di level $ 44,33 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 14 sen, pada pukul 08:25 pagi waktu Hong Kong. Kontrak kehilangan 1,3 persen ke level $ 44,19 pada hari Jumat, yang merupakan penutupan terendah sejak 9 Mei, total volume yang diperdagangkan yakni sekitar 9 persen di bawah rata-rata 100-hari.