Minyak turun untuk hari kelima karena menteri-mentri OPEC sedang bersiap untuk konfrensi di Wina demi membahas kebijakan produksi dan data industri yang menunjukkan peningkatan pada persediaan AS.

Minyak berjangka turun sebanyak 0,5 persen di New York, memperpanjang penurunan terpanjangnya sejak Februari. Stok AS naik 2,35 juta barel pekan lalu, American Petroleum Institute mengatakan dalam sebuah laporan. Data pemerintah yang dikeluarkan Kamis ini diperkirakan akan menunjukkan penurunan. Arab Saudi siap untuk mempertimbangkan kesepakatan kejutan dengan sesama anggota OPEC dalam upaya untuk memperbaiki keadaan, meskipun belum ada proposal resmi yang dibuat, menurut salah satu sumber.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli turun sebanyak 24 sen menjadi $ 48,77 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 48,78 pada 09:25 pagi waktu Tokyo. Total volume perdagangan sekitar 80 persen di bawah rata-rata 100-harinya. Kontrak turun 9 sen dan ditutup di $ 49,01 pada hari Rabu.

Brent untuk pengiriman Agustus turun sebsar 13 sen, atau 0,3 persen, ke $ 49,59 per barel di the London-based ICE Futures Europe exchange. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premium sebesar 34 sen untuk WTI pengiriman Agustus.