Equityworld futures – ZF Friedrichshafen AG (ZF) mengenalkan prototype truk yang dilengkapi teknologi untuk membantu pengemudi di jalan raya. Truk ini bisa bermanuver secara otomatis saat sopir menghadapi situasi darurat.

Sudah setahun ZF, perusahaan asal Jerman, mengakuisisi Thompson Ramo Wooldridge (TRW), yang bebasis di Amerika Serikat (AS). Keduanya sama-sama pabrikan raksasa pembuat komponen mobil.

Produk ZF berfokus pada transmisi, chasis, dan suspensi yang dipakai mobil-mobil Eropa seperti BMW, Mercedes-Benz, dan Audi. Sedangkan TRW memasok komponen untuk sistem kemudi (steering), pengereman (braking), dan keamanan (safety).

Truk ini merupakan salah satu hasil dari kolaborasi kedua pabrikan tersebut untuk kendaraan komersial. ZF mengkombinasikan dua teknologi, yaitu Highway Driving Assist (HDA) dan Evasive Maneuver Assist (EMA).

HDA membantu sopir untuk mengemudikan kendaraan agar tidak keluar dari jalur. Dengan kamera dan sensor-sensor elektrik yang terpasang di bagian depan, truk juga menjaga jarak aman dari kendaraan di depan.

Adapun EMA adalah teknologi yang mampu mengambil alih kendali truk dari tangan sopir apabila menghadapi kondisi membahayakan. Manuver otomatis ini dapat menekan tingkat risiko kecelakaan.

Biasanya, dalam kendali manual, sopir bermanuver terlalu ringan dan menyebabkan tabrakan dari belakang tak terhindarkan. Atau sopir membanting kemudinya terlalu keras ke kiri atau ke akan sehingga membahayakan.

“Fungsi inovatif ini bersama-sama secara otomatis menghindarkan, mengerem, dan menstabilkan kendaraan. Ini berlaku pada semua kecepatan dan beban truk,” kata Mitja Schulz, Senior Vice President & General Manager Commercial Steering Sistem di ZF-TRW.

EMA, yang dirancang ZF-TRW dengan perusahaan WABCO, menggabungkan teknologi power steering electrohydraulic Reax, Electronic Braking System (EBS), Advanced Emergency Braking, Electronic Stability Control (ESC) dan sistem kontrol dinamis kendaraan.