Equityworld Futures – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken, pada Selasa (23/3), mengatakan AS ingin membangun kembali kemitraannya, “pertama dan paling utama dengan sekutu-sekutu NATO kami.”

Dia juga menyampaikan komitmen kuat pemerintahan Biden kepada aliansi itu.

Blinken berbicara kepada para reporter di Brussels, Belgia, didampingi Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) Jens Stoltenberg sebelum keduanya mengadakan pembicaraan menjelang pertemuan tingkat menteri NATO pada hari yang sama.

Stoltenberg mengatakan, dia menyambut gembira pendekatan pemerintahan Amerika yang baru. Ia mengatakan ada “kesempatan yang unik untuk memulai bab baru dalam hubungan transatlantik.”

Seorang pejabat Uni Eropa mengatakan Presiden AS Joe Biden berencana hadir dalam konferensi video bersama para pemimpin Uni Eropa pada Kamis (25/3) sebagai bagian dari komitmen Amerika kepada NATO.

Sikap Biden ini sangat berbeda dengan sikap mantan presiden Donald Trump, yang kerap menyerang negara-negara NATO karena tidak memenuhi sasaran persekutuan itu, yakni bahwa setiap negara membelanjakan dana setara dengan dua persen dari ekonomi nasional mereka untuk pertahanan.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian menyambut baik komentar baik Blinken tentang NATO, yang didirikan pada 1949 untuk menahan ancaman militer dari Uni Soviet saat itu.

Salah satu topik utama untuk diskusi selama dua hari pertemuan di Brussel adalah misi NATO di Afghanistan, ketika batas waktu 1 Mei mendekati untuk penarikan penuh semua pasukan AS di bawah perjanjian damai yang dibuat tahun lalu antara Taliban Afghanistan dan pemerintahan Trump.

Blinken mengatakan situasinya sedang ditinjau, dan bagian dari pekerjaannya di Brussel akan berunding dengan sekutu NATO, baik untuk mendengarkan maupun berbagi pemikiran AS. Dia mengatakan apa pun yang diputuskan Amerika Serikat, tindakannya akan dilakukan dengan konsultasi dengan negara-negara anggota lain yang telah menjadi bagian dari misi militer.

Sumber : VOA, Ewfpro
PT Equityworld Futures