EquityWorld: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 26 poin mengekor penguatan bursa global tadi malam. Aksi beli asing kembali muncul setelah kemarin menjual saham.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 12.015 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.995 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG menguat 26,150 poin (0,52%) ke level 5.055,494. Sedangkan Indeks LQ45 naik 6,552 poin (0,77%) ke level 859,984.

Membuka perdagangan, Rabu (22/10/2014), IHSG menanjak 32,408 poin (0,64%) ke level 5.061,752. Indeks LQ45 melaju 7,437 poin (0,87%) ke level 860,869.

Saham-saham yang kemarin kena koreksi sekarang jadi sasaran empuk untuk dibeli. Saham komoditas dan perbankan naik cukup tinggi pagi ini.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG bertambah 34,500 poin (0,65%) ke level 5.063,844. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 7,538 poin (0,88%) ke level 860,968.

Kemarin IHSG turun 11 poin terkena sentimen melambatnya pertumbuhan ekonomi Tiongkok. Tekanan jual langsung terjadi di tengah perdagangan yang sepi.

Wall Street melaju kencang didorong oleh kinerja emiten yang rata-rata di atas ekspektasi pasar. Saham Apple melaju kencang setelah mencatat rekor laba triwulanan.

Bursa-bursa regional pagi hari ini bergerak variatif cenderung menguat. Hanya bursa saham Tiongkok yang masih ketinggalan di zona merah.

Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 239,40 poin (1,62%) ke level 15.043,68.
  • Indeks Hang Seng naik tipis 18,32 poin (0,08%) ke level 23.088,58.
  • Indeks Komposit Shanghai menipis 2,85 poin (0,12%) ke level 2.336,80