Equityworld – Sebagian besar saham Jepang turun dalam perdagangan singkat, dengan sektor eksportir yang menjadi hambatan terbesar pada indeks acuan karena yen menguat selama empat hari terhadap dolar AS.

Indeks Topix dan Nikkei 225 Stock Average sedikit berubah setelah melemah dari level terkuatnya tahun 2016 pada pekan lalu. Saham Toshiba Corp anjlok sebesar 16 persen setelah mengatakan mungkin harus mencatatkan bisnis nuklirnya. Volume perdagangan di pasar saham telah menyusut secara global dengan mendekati akhir tahun dan nilai total perdagangan pada sesi pertama di Tokyo Stock Exchange turun menjadi 1,63 triliun yen ($ 13.9 miliar) pada hari Senin dibandingkan dengan sebelumnya senilai ¥ 3.92 triliun pada 9 Desember. Sementara pasar financial AS dan Eropa ditutup karena hari libur pada hari Senin.

Indeks Topix sedikit berubah berada di level 1,538.59 pada pukul 09:28 pagi waktu Tokyo. Sedangkan Indeks Nikkei 225 stabil di level 19,393.34.