Equity World Futures: Pemerintah menyerap dana sebesar Rp185 miliar dari lelang tiga seri Sukuk Negara, Selasa (17/6/2014) kemarin. Dana itu untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2014.

Keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan di Jakarta, Rabu (18/6/2014), menyebutkan total penawaran yang masuk dalam lelang tersebut sebesar Rp2,71 triliun. Jumlah Rp185 miliar itu lebih kecil dari target indikatif yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp1,5 triliun.

Jumlah yang dimenangkan hanya berasal dari satu seri, yaitu SPN-S04122014 dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,96833 persen. Penawaran masuk untuk seri ini mencapai sebesar Rp1,8 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 5,90625 persen dan tertinggi 6,75 persen.

Seri SPN-S04122014 akan jatuh tempo 7 November 2014 dengan imbalan secara diskonto serta aset acuan berupa barang milik negara, yaitu tanah dan bangunan.

Pemerintah tidak memenangkan seri PBS005 dan PBS006, meskipun penawaran yang masuk untuk dua seri ini mencapai Rp916 miliar. Seri PBS005 jatuh tempo 15 April 2043 dengan tingkat imbalan 6,75 persen dan seri PBS006 akan jatuh tempo 15 September 2020 dengan tingkat imbalan 8,25 persen.

Sebelumnya, pemerintah hanya menyerap dana sebesar Rp890 miliar dari lelang tiga seri Sukuk Negara pada Selasa (3/6/2014) pekan lalu atau tidak mencapai target indikatif yang ditetapkan Rp1,5 triliun.

Sumber berita: ekonomi.metrotvnews.com