Equityworld Futures – Bursa saham Eropa bergerak menguat pada Selasa (02/03) petang dengan investor masih mengolah peringatan baru tentang virus corona serta banyaknya berita seputar korporasi.

Pada pukul 16.56 WIB, indeks DAX Jerman naik 0,13% ke 14.031,20, CAC 40 Prancis menguat 0,14% ke 5.800,82 dan FTSE Inggris melaju positif 0,33% ke 6.610,25.

Di Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat 0,33% ke 6.359,21 hingga pukul 17.21 WIB.

Jumlah infeksi global virus korona baru meningkat minggu lalu untuk pertama kalinya dalam kurun waktu tujuh minggu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada hari Senin.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan masih terlalu dini bagi negara-negara untuk hanya mengandalkan program vaksinasi dan mengabaikan tindakan lain. Peringatan ini muncul saat negara-negara Eropa membahas waktu kapan pembatasan mobilitas mereka, untuk memerangi virus, harusnya dicabut.

Penjualan ritel Jerman turun sebesar 4,5% di bulan Januari dan ini menunjukkan dampak lanjutan dari pembatasan bagi negara ekonomi terbesar di Eropa tersebut.

Ada yang membebani sentimen di Eropa pada Selasa adalah kerugian di sektor minyak karena beragamnya pergerakan harga minyak mentah. Saham Royal Dutch Shell (LON:RDSa), BP (NYSE:BP) dan Total (PA:TOTF) pun bergerak variasi.

Dalam berita perusahaan, saham Danone (PA:DANO) melemah setelah grup makanan Prancis tersebut memisahkan peran ketua dan kepala eksekutif yang dipegang oleh Emmanuel Faber, dan mengumumkan pencarian CEO baru menyusul permintaan dari beberapa pemegang saham untuk dilakukannya perubahan.

Di Inggris, saham Taylor Wimpey (LON:TW) melonjak setelah perusahaan properti tersebut mengatakan akan mengembalikan dividennya setelah setahun di mana laba sebelum pajak di perusahaan turun dua pertiganya. Pengumuman tersebut menyediakan latar belakang ekonomi yang menarik untuk anggaran Inggris pada hari Rabu, yang kemungkinan dilaporkan akan mencakup keringanan pajak lebih lanjut untuk pembeli rumah.

Sebaliknya, saham Travis Perkins (LON:TPK) anjlok setelah mencatatkan kerugian tahun lalu, dibebani oleh restrukturisasi dan biaya akibat dampak Covid-19. Adapun, saham Boohoo (OTC:BHOOY) memerah setelah sebuah laporan menyebutkan bahwa mereka menghadapi kemungkinan larangan impor di AS karena tudingan sebelumnya yang menggunakan tenaga kerja paksa di pabrik-pabriknya di Inggris.

Pasar ekuitas global membukukan kenaikan yang baik pada hari Senin, dibantu oleh berita positif seputar vaksin Covid-19 lainnya serta kemajuan dalam RUU stimulus AS senilai $1,9 triliun.

Meski begitu, investor terus memperdebatkan apakah pergerakan banyak pasar berlebih setelah suntikan stimulus besar untuk melawan dampak pandemi. Prospek inflasi yang lebih cepat seiring dengan pemulihan ekonomi dunia telah menimbulkan kekhawatiran bahwa kebijakan moneter kemungkinan harus diperketat lebih cepat dari yang diharapkan.

Harga minyak kembali naik pada Selasa petang. Trader pun mengalihkan perhatiannya ke pertemuan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitranya termasuk Rusia, kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, pada hari Kamis.

Harga minyak WTI naik 0,13% ke $60,72 per barel pukul 17.17 WIB dan harga minyak Brent naik tipis 0,05% di $63,72 per barel.

Negara produsen utama ini saat ini menahan sekitar tujuh juta barel per hari, atau 7% dari pasokan global, dari pasar, tetapi kemungkinan dapat memberikan sanksi untuk mengembalikan sebagian dari ini ke pasar karena kenaikan harga minyak yang terjadi baru-baru ini. Data yang keluar pada hari Selasa menunjukkan produksi Rusia benar-benar turun pada bulan Februari akibat cuaca dingin ekstrim yang berkepanjangan, menghentikannya dari memanfaatkan peningkatan produksi yang telah diamankan pada pertemuan terakhir.

Yang juga menarik adalah data pasokan minyak AS dari American Petroleum Institute (API), yang akan dirilis nanti pada sesi hari ini.

Adapun, harga emas berjangka naik tipis 0,05% di $1.723,80 per troy ons, sementara EUR/USD melemah 0,27% di 1,2014.

Sumber : Reuters, Investing
PT Equityworld Futures