Equityworld – PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (JK:KIOS) berencana untuk melakukan penambahan modal lewat skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, KIOS akan melepaskan 365.792.349 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Selain itu, perseroan juga menerbitkan waran seri II sebanyak 2448.738.798. Pemegang saham yang tidak melaksanakan rights issue miliknya, maka persentase kepemilikannya dapat terdilusi hingga 33,77%.

Manajemen perseroan memperkirakan bahwa rencana rights issue I ini dapat memperkuat struktur permodalan KIOS untuk mengembangkan kegiatan usaha perdagangan, pergudangan dan telekomunikasi yang merupakan bagian dari kegiatan usaha utama perseroan dan anak perusahaan serta peruntukan lainnya yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan sehingga akan berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan perseroan.

“Perseroan berencana untuk menggunakan seluruh dana bersih yang diperoleh dari PUT I, setelah dikurangi biaya-biaya emisi saham, akan digunakan untuk modal kerja perseroan dan atau anak perusahaan yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis perseroan,” jelas manajemen KIOS dalam keterangan resmi.

Untuk melakukan aksi korporasi ini, KIOS akan meminta restu dari para pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang akan dilakukan pada 24 Agustus 2021. Menurut data Investing, harga saham KIOS kemarin (21/7) ditutup menguat 24,73% ke Rp1.135 per saham dengan rentang harian di kisaran Rp910 – Rp1.135.

Sumber : Reuters, Investing
Equityworld Futures