Equityworld Futures – Dolar Amerika Serikat bergerak naik pada Rabu (31/03) pagi, naik ke level tertinggi satu tahun terhadap yen karena investor berspekulasi stimulus fiskal dan peluncuran vaksin yang agresif akan membantu AS memimpin pemulihan ekonomi global dari COVID-19.

Indeks dolar AS naik 0,08% ke 93,398 menurut data Investing.com pukul 09.49 WIB. Indeks bertahan di atas level 93 dan berada di jalur untuk mencatatkan bulan terbaiknya sejak tahun 2016.

Pasangan USD/JPY naik 0,32% ke 110,69. AUD/USD menguat 0,15% di 0,7606 dan NZD/USD naik tipis 0,03% di 0,6982.

Rupiah kembali bergerak melemah 0,62% ke 14.560,0 per dolar AS sampai pukul 09.47 WIB.

Pasangan USD/CNY turun 0,10% di 6,5654  pukul 09.52 WIB. Purchasing Managers ‘Index (PMI) China Maret mencapai 51,9, lebih tinggi dari 51 dalam perkiraan yang disiapkan oleh Investing.com dan pembacaan 50,6 pada bulan Februari. PMI non-manufaktur dirilis 56,6, melampaui pembacaan Februari 51,4.

PMI Caixin manufaktur dan jasa, yang mencatat data sektor swasta, akan dilansir pada minggu ini.

Pasangan GBP/USD turun tipis 0,07% di 1,3730 pukul 09.55 WIB.

Presiden AS Joe Biden akan menguraikan bagaimana rencana belanja infrastruktur senilai $3 hingga $4 triliun akan didanai. Ia juga menargetkan pembukaan program vaksin COVID-19 AS untuk 90% orang dewasa Amerika pada 19 April di awal minggu.

Di sisi data, Conference Board CB Consumer Confidence index hari Selasa meningkat ke 109,7 pada bulan Maret, level tertinggi sejak awal COVID-19. Perkiraan yang disiapkan oleh Investing.com memperkirakan angka 96,9, sedangkan indeks berada di 90,4 pada bulan Februari.

“Kinerja ekonomi AS yang lebih baik dapat terus menopang dolar dalam waktu dekat,” ahli strategi mata uang Commonwealth Bank of Australia, Carol Kong mengatakan dalam catatan.

“Yen akan didorong oleh tren luas penguatan dolar,” berpotensi naik ke 113 pada akhir tahun, tambahnya.

Laporan ketenagakerjaan AS untuk bulan Maret, termasuk gaji pekerja non pertanian, akan keluar pada hari Jumat. Investor akan mengamati angka-angka tersebut dengan cermat setelah Federal Reserve mengutip adanya pasar tenaga kerja yang lesu karena sikap dovish yang berkelanjutan pada suku bunga. Kala sikap Fed telah meningkatkan prospek ekonomi, itu juga terus meningkatkan kekhawatiran inflasi.

Meningkatnya imbal hasil obligasi AS juga mendorong greenback, dan imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun pun menyentuh level tertinggi satu tahun di 1,776% pada hari Selasa.

Pukul 09.43 WIB, imbal hasil acuan AS tersebut kembali menguat 0,72% ke 1,739.

Sementara itu, bitcoin melonjak 2,25% ke $58.608,6 pukul 10.01 WIB. PayPal Holdings pada hari Selasa mengatakan telah meluncurkan layanan ‘checkout dengan crypto’ yang memungkinkan pengguna AS membayar pedagang daring global dengan cryptocurrency.

 

Sumber : Investing, Reuters
PT Equityworld Futures