Equity World – Minyak menahan penurunannya di bawah $69 per barel karena investor menilai prospek permintaan masih tertutup oleh kembalinya kasus Covid-19 di sejumlah wilayah.

Kontrak berjangka di New York kehilangan 0,5% dari penutupan Jumat setelah tidak menetap pada Senin karena hari libur buruh di AS. Varian delta virus yang menyebar cepat telah menyebabkan pembatasan baru pada mobilitas di beberapa wilayah, meskipun ada tanda-tanda pemulihan yang muncul. Data perdagangan China untuk Agustus akan dirilis Selasa, yang memberikan indikasi kesehatan ekonomi importir minyak terbesar dunia tersebut.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober turun 0,5% menjadi $68,94 per barel dari penutupan Jumat di New York Mercantile Exchange pada pukul 8:20 pagi di Singapura.

Minyak Brent untuk pengiriman November stabil di $72,29 di ICE Futures Europe exchange setelah jatuh 0,5% pada hari Senin.

Permintaan minyak Eropa telah pulih setelah berbulan-bulan terlockdown karena kasus virus, yang memicu penghematan besar-besaran dalam industri penyulingan di benua tersebut. Sementara itu juga virus delta terus memberikan dampak di seluruh Asia, dengan negara Singapura yang sedang menghadapi kasus yang kembali meningkat.(yds)

Sumber: Bloomberg, Ewfpro
Equityworld Futures