Equityworld futures – Perekrutan pemain sejauh ini membuat Juventus di atas kertas kian tangguh dibanding para rival. Claudio Ranieri menyebut mereka seperti berlari sendirian.

Juve di musim panas sejauh ini sudah mendapatkan tiga pemain berkualitas. Mereka adalah Miralem Pjanic, Dani Alves, dan Medhi Benatia. Ada indikasi arus transfer Bianconeri masih belum akan berhenti, dengan naman Gonzalo Higuain belakangan dikaitkan.

Sementara di lain sisi, rival-rival terdekat Juve seperti Roma dan Napoli tak mendapatkan nama-nama sementereng Juve. Roma sejauh ini merekrut Alisson, Mario Rui, dan Juan Jesus. Sedangkan Napoli memboyong Lorenzo Tonelli dan Emanuele Giaccherini.

Ranieri, mantan pelatih ketiga tim tersebut, menilai saat ini Juve masih jauh memimpin. Aspek lain yang membuat skuat Massimiliano Allegri unggul adalah perencanaan masa depan yang sip.

Dalam beberapa musim terakhir, Juve selalu berhasil mendapatkan pemain muda berkualitas. Sebut saja Simone Zaza, Daniele Rugani, dan Paulo Dybala. Atau jika mundur jauh ke belakang ada nama Paul Pogba, terlepas belakangan ini yang bersangkutan sedang kencang dikaitkan dengan Manchester United.

Ranieri dalam kesempatan yang sama, juga menilai Inter Milan dan AC Milan masih belum mencapai level yang sama dengan Juve, Roma, dan Napoli. Utamanya karena kedua tim baru saja mengalami perubahan kepemilikan dengan datangnya investor dari Cina.

“Kekuatan Juventus adalah berpikir secara serentak tentang masa kini dan masa depan. Mereka memperkuat skuat saat ini dan membeli pemain muda untuk masa depan,” kata Ranieri kepada La Gazzetta della Sport.

“Sekarang ini Juventus berlari dalam balapannya sendiri. Hanya Napoli dan Roma yang secara teori bisa bersaing dengan mereka, tapi kita harus menunggu sampai akhir bursa transfer.”

“Duo Milan menjalani perubahan besar di musim panas pada level klub, dan sekarang mereka tidak berada di baris terdepan,” imbuhnya seperti dikutip Football Italia.

Meski demikian, di luar klub-klub tersebut, Ranieri mengaku justru paling terkesan dengan Sassuolo yang musim lalu finis keenam. Skuat Eusebio Di Francesco kini menatap perjuangan lolos ke putaran final Liga Europa, dengan memulai dari babak Kualifikasi Ketiga kontra Luzern.

“Tim yang paling mempesona saya adalah Sassuolo. Semoga mereka bisa lolos dari babak penyisihan awal Liga Europa,” tandas Ranieri.