Saham di Tokyo melemah, dengan Indeks Topix yang mengalami penurunan terbesar dalam seminggu terakhir seiring penguatan yen yang dapat membebani eksportir sementara investor menunggu keputusan bank sentral dari Jepang dan AS.

Indeks Topix turun 1 % ke level 1,337.41 pada penutupan perdagangan, yang merupakan level tertinggi sejak 2 Juni, dengan volume perdagangan sebesar 18 % di bawah 30-hari rata-rata. Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada Senin lalu menyatakan bahwa ia cukup yakin terhadap perekonomian AS cukup kuat untuk menopang kenaikan suku bunga, tetapi tidak berkomentar pada saat ditanyakan waktu kenaikannya. Gubernur Bank of Japan (BOJ) Haruhiko Kuroda akan membuat keputusan tentang stimulus pada 16 Juni nanti, sehari setelah The Fed.

Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 1 % ke level 16,668.41. Yen menguat 0,2 % ke level 106,74 per dolar setelah lonjakan 0,4 % pada hari Rabu. Mata uang Jepang telah meningkat sekitar 13 % selama tahun ini terhadap greenback.