Equityworld futures – Pihak berwenang Indonesia mengkonfirmasi bahwa penjahat militan paling dicari di negara itu telah tewas dalam baku tembak dengan polisi.

Santoso dan militan lainnya tewas Senin di wilayah Poso, timur Pulau Sulawesi, di mana polisi dan pasukan militer telah melancarkan perburuan intens untuk militant ini selama lima tahun. Tubuhnya diidentifikasi secara positif.

Santoso merupakan kepala dari Mujahidin Indonesia Timur, sebuah kelompok teror kecil yang telah berjanji setia kepada ISIS. Kelompok ini menarik militan dari negara lain, termasuk beberapa anggota etnis minoritas Uighur Muslim China dari wilayah Xinjiang China bagian barat.

Santoso masuk ke daftar teroris global AS awal tahun ini. Departemen Luar Negeri mengatakan Mujahidin Indonesia Timur bertanggung jawab untuk sejumlah pembunuhan dan penculikan di Indonesia.