EquityWorld: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 6 poin di tengah melemahnya bursa-bursa regional. Aksi beli investor domestik menahan IHSG di zona hijau.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 12.210 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.245 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 6,565 poin (0,13%) ke level 4.958,179. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 1,645 poin (0,20%) ke level 838,907.

Mengawali perdagangan akhir pekan, Jumat (17/10/2014), IHSG dibuka menguat 15,039 poin (0,30%) ke level 4.966,653. Indeks LQ45 dibuka naik 3,669 poin (0,44%) ke level 840,931.

Secara perlahan Indeks terus menanjak di teritori positif. Seluruh indeks sektoral berhasil menguat, dipimpin sektor tambang dan aneka industri.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG bertambah 23,117 poin (0,47%) ke level 4.974,731. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 5,032 poin (0,60%) ke level 842,513.

Kemarin IHSG turun 11 poin gara-gara tekanan jual investor asing. Meski sempat positif, IHSG akhirnya menyerah juga dihantam sentimen negatif bursa global dan regional.

Wall Street mengalami perdagangan yang fluktuatf. Indeks S&P 500 dan Nasdaq berhasil naik tipis berkat penguatan saham-saham energi, tapi sayang Dow Jones masih melemah.

Bursa-bursa di Asia pagi hari ini rata-rata bergerak negatif, kecuali pasar saham Hong Kong. Kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia masih menyelimuti pergerakan bursa Asia.

Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 20,02 poin (0,14%) ke level 14.718,36.
  • Indeks Hang Seng menguat 86,69 poin (0,38%) ke level 22.987,63.
  • Indeks Komposit Shanghai menipis 0,51 poin (0,02%) ke level 2.355,98.
  • Indeks Straits Times berkurang 3,20 poin (0,10%) ke level 3.151,01.