Setelah emas memperoleh sentiment positif pada Senin kemarin menyusul menurunnya data pekerjaan AS yang dirilis Jumat pekan lalu dan komentar dovish dari Presiden The Fed New York William Dudley, analis dari HSBC menyatakan bahwa akan ada potensi kenaikan yang tinggi bagi logam mulia.

œEmas secara teknikal berhasil mematahkan pergerakan rata-rata selama 50 hari di level US$1,209/oz dan pergerakan rata-rata 100 hari di level $1,212 per ounce yang diperkirakan tercapai akibat momentum aksi beli dari para investor, hal itu menurut HSBC.

œLebih lanjut, pelemahan dolar AS telah memberikan dorongan kenaikan bullion. HSBC menambahkan akan ada faktor lain bagi bullion untuk reli.

HSBC menyatakan bahwa bullion sangat sensitif terhadap perkiraan akan adanya perubahan kebijakan moneter dan mengikuti penurunan tajam dari yang diperkirakan sebelumnya terkait data non-farm payrolls bulan Maret , saat ini pengamat pasar sedang mengkaji waktu bagi Federal Reserve yang akan menaikkan suku bunga.