Equityworld – Saham-saham di AS jatuh pada perdagangan Senin dengan pergeseran dari raksasa teknologi dan di tengah kekhawatiran baru terhadap perdagangan dengan China.

Perusahaan raksasa teknologi seperti Apple Inc (NASDAQ:AAPL), Microsoft Corporation (NASDAQ:MSFT), dan Amazon.com Inc (NASDAQ:AMZN) mengalami tekanan jual selama sesi tersebut.

Dan malah tidak membantu sentimen saat Presiden Federal Reserve Bank St. Louis James Bullard mengatakan inflasi dapat tetap tinggi untuk beberapa waktu karena ekspektasi yang tinggi menjadi lebih mengakar.

Tetapi beberapa area menunjukkan pembalikan yang sehat. Saham pembuat mobil listrik Tesla Inc (NASDAQ:TSLA) naik setelah mengungkapkan rekor jumlah mobil listrik pada kuartal III.

Negosiator perdagangan AS Katherine Tai berjanji untuk mulai melepaskan beberapa tarif yang dikenakan oleh mantan Presiden Donald Trump atas barang-barang dari China, sambil menekan Beijing dalam perundingan “terus terang” dalam beberapa hari mendatang atas kegagalannya untuk menepati janji yang dibuat dalam kesepakatan perdagangan Trump dan mengakhiri kebijakan industri yang berbahaya, lapor Reuters.

Berikut adalah tiga hal yang dapat mempengaruhi pasar Selasa:

  1. Facebook meminta maaf

Saham Facebook Inc (NASDAQ:FB) jatuh pada hari Senin akibat pemadaman global yang melanda semua aplikasi, menutup Whatsapp, Instagram, dan aplikasi induk sendiri. “Kami menyadari bahwa beberapa orang mengalami kesulitan mengakses aplikasi dan produk kami. Kami sedang berupaya untuk mengembalikan semuanya ke normal secepat mungkin, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” tulis Facebook di Twitter (NYSE:TWTR).

Perusahaan kemungkinan akan terus menjadi sorotan pada hari Selasa lantaran adanya kesaksian Kongres AS oleh seorang pelapor.

  1. Penghasilan Pepsi

Raksasa minuman dan makanan ringan PepsiCo Inc (NASDAQ:PEP) diperkirakan akan melaporkan laba per saham $1,73 untuk kuartal III dengan pendapatan $19,37 miliar. Laporan diharapkan rilis setelah bel penutupan.

  1. Kegiatan jasa

Aktivitas ekonomi di sektor jasa, sebagaimana ditunjukkan oleh indeks ISM non-manufaktur PMI, kemungkinan akan turun ke 60 pada September dari 61,7 pada Agustus. Data keluar pada pukul 10:00 AM ET (1400 GMT).

Sumber : Investing
Equityworld Futures