Equityworld futures – Euro naik diatas $ 1,12 untuk pertama kalinya dalam lebih dari sebulan pada Selasa ini, sementara pemangkasan suku bunga Australia gagal untuk melemahkan dolar Australia karena dampak dari data GDP yang tidak bagus terus membebani mata uang AS.

Yen meyentuh level terkuatnya dalam tiga pekan, mendorong yen melewati level ¥102 per dolar untuk pertama kalinya sejak awal Juli setelah kabinet Jepang menyetujui paket belanja termasuk ¥ 13.5 triliun  dalam kebijakan fiskal baru.

Indeks dolar beratahn di level 95,458terhadap sekumpulan enam mata uang utama, setelah jatuh serendah 95,384 pekan lalu ketika membukukan penurunan tajam dalam tiga bulan terakhir.

Dolar melemah 0,6% terhadap yen menjadi ¥ 101,70. Itu turun 0,4% pada $ 1,1203 per euro.

Data manufaktur AS yang lemah dari perkiraan pada Senin ditambah gejolak baru atas pertumbuhan global. Berpengaruh pada Institut (ISM) yang merupakan indeks aktivitas manufaktur nasional turun menjadi 52,6 pada Juli dari 53,2 di bulan Juni, di bawah ekspektasi pasar di angka 53,0.