Emas dan perak berjangka mengalami kenaikan terbesarnya sejak September 2013 lalu seiring harga minyak reli meningkatkan kembali permintaan untuk logam sebagai simpanan nilai.

Minyak mentah berjangka di New York melonjak sebesar 4,8 %, rebound dari level 5 tahun terendahnya. Emas sebelumnya jatuh ke level 3 pekan terendah setelah para pemilih Swiss menolak tindakan yang pasti sudah diperlukan bank sentral untuk menarik sebagian aset bullion. Emas menghapus penurunan tahun ini terkait Moody Investors Service memangkas rating kredit belanja Jepang melambat dan pasca liburan AS, memicu kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi global akan goyah.

Bullion turun ke level terendah sejak 2010 pada bulan lalu, terkait mengurangnya permintaan untuk lindung nilai terhadap inflasi. Pejabat Federal Reserve telah memperingatkan bahwa energi yang lebih rendah bisa menekan biaya konsumen dalam waktu dekat. Minyak mentah mengalami kenaikan pertama dalam lebih dari sepekan terakhir.

Di bursa Comex, emas berjangka untuk pengiriman bulan Februari menguat sebesar 3,6 % untuk menetap di level $ 1,218.10 per ons pada pukul 1:58 waktu New York, kenaikan terbesarnya sejak 19 September 2013 lalu. Harga emas naik 1,3 % pada tahun ini.