Equity World – Emas melonjak untuk hari kedua karena gelombang kejutan terus bergema sampai ke pasar keuangan menyusul hasil pemilihan suara di Inggris untuk keluar dari Uni Eropa, mendorong permintaan untuk aset haven.

Menurut Bloomberg, Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 1,5 persen menjadi $ 1,335.55 per ons sebelum diperdagangkan di level $ 1,326.94 pada pukul 12:50 siang di Singapura. Logam terdorong setinggi $ 1,358.54 pada hari Jumat yang pernah dicapai pada Maret 2014, dan kenaikan 8,1 persen adalah lonjakan intraday terbesar sejak 2008.

Emas naik 25 persen dalam tahun ini karena investor berbondong-bondong menuju ke aset haven setelah dampak dari pemilihan suara Brexit menyebabkan pound turun ke level terendah dalam lebih dari tiga dekade dan anjloknya saham-saham global. Harga emas bisa mencapai setinggi $ 1.424 per ons pada akhir tahun ini, menurut rata-rata dari 12 perkiraan dalam survei Bloomberg dari analis dan pedagang dari New York hingga London yang dilakukan pada hari Jumat. Itu akan menjadi yang tertinggi sejak Agustus 2013.

Kepemilikan di ETF berbasis emas naik 17,5 metrik ton menjadi 1,922.1 ton pada hari Jumat, level tertinggi sejak Oktober 2013, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Bullion dengan kemurnian 99,99 persen naik 0,5 persen di level 282,79 yuan per gram ($ 1,322.93 per ons) dari Shanghai Gold Exchange.

Spot perak turun 0,3 persen sementara platinum naik 0,4 persen dan paladium naik 1,3 persen.

Sumber: Bloomberg

PT Equity World Futures

PT Equity World Futures

PT Equity World Futures

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.