Emas yang telah diuntungkan dari pelemahan dolar AS sejauh ini di tahun 2016, mungkin pada gilirannya bisa segera kembali turun apabila greenback terus membangun kembali keuntungan keuntungan yang hilang baru-baru ini, kata Citi Research.

Bank menunjukkan bahwa terakhir kali indeks dolar berada di level 100 pada bulan Desember, emas berada di sekitar level $ 1.050 per ounce.

“Melemahnya (indeks dolar) dari Januari-April merupakan alasan utama untuk kenaikan emas,” kata analis. Akibatnya, mereka mengatakan “tidak ada penyebab lain sama sekali untuk emas tidak akan diperdagangkan di level $ 1.050 per ounce apabila US$ -DXY naik kembali ke level 100 (sekarang 95,3). Juga tidak ada sebab lain untuk mencegah emas jatuh di bawah $ 1.000 per ounce apabila US $ -DXY naik di atas level 100. ”

Indeks spot dolar turun dari level tinggi 100,51 pada awal Desember ke level terendah 91,919 pada awal Mei, sebelum kembali naik kira-kira sebesar empat poin.