Emas memperpanjang penurunan terbesar dalam delapan minggu terakhir setelah terjadi penurunan klaim pengangguran AS mendukung kasus bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga.

Logam tersebut menghapus keuntungan bulan April pada hari Kamis ketika sebuah laporan menunjukkan aplikasi untuk tunjangan pengangguran turun ke level terendah 15-tahun. Bullion telah naik ke level tertinggi tiga minggu pada tanggal 28 April setelah ekonom meningkatkan kembali harapan ketika The Fed akan menaikkan suku bunga di tengah data ekonomi AS yang bergerak mixed.

Penurunan klaim pengangguran menggarisbawahi prospek bank sentral yang menyeret pertumbuhan ekonomi di awal tahun ini adalah “sementara.” Tingginya suku bunga mengekang daya tarik emas karena logam umumnya hanya menawarkan pengembalian melalui kenaikan harga.

Emas untuk pengiriman segera turun 0,3% ke level $ 1,180.26 per ons pada pukul 10:28 pagi di London, menurut Bloomberg generic pricing. Harga emas pada Kamis kemarin turun 1,7%, terbesar sejak 6 Maret. Emas berjangka untuk pengiriman bulan Juni kehilangan 0,2% ke level $ 1,179.50 di Comex New York, dengan volume perdagangan 47% di bawah rata-rata 100-hari untuk hari ini.

The Fed mengatakan dalam pekan ini bahwa pertumbuhan ekonomi AS akan mengalami rebound ke “kecepatan moderat,” meredam spekulasi bahwa kenaikan suku bunga kemungkinan tertunda hingga tahun 2016. Para pembuat kebijakan, yang dalam pekan ini mempertahankan suku bunga mendekati nol, mempertimbangkan waktu kenaikan suku bunga yang pertama sejak 2006.

Kepemilikan pada ETP berbasis emas naik untuk hari ketiga, naik 0,8 metrik ton menjadi $ 1,625.1 ton, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg pada hari Kamis.

Perak untuk pengiriman segera naik 0,2% ke level $ 16,1847 per ons, setelah turun 2,4% pada Kamis kemarin, yang merupakan terbesar sejak bulan Februari. Harga perak masih naik 2,9% dalam minggu ini, terbesar sejak Maret.