Emas diperdagangkan di bawah level $ 1.200 per ons setelah dolar naik ke level tertinggi dalam lebih dari 6 minggu terakhir di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada tahun ini. Sedangkan Platinum diperdagangkan di level terendahnya sejak Maret lalu.

Bullion untuk pengiriman segera berada di level $ 1,188.14 per ons pada pukul 12:48 siang di Singapura dari level sebelumnya $ 1,189.20 pada hari Senin, ketika itu berakhir 0,1 % lebih rendah setelah sebelumnya naik ke level $ 1,204.42, menurut harga dari Bloomberg. Harga emas di Shanghai memangkas kenaikan.

Indeks Institute for Supply Management (ISM) naik ke level 3 bulan tertinggi di angka 52,8 pada bulan Mei dari angka 51,5 sebulan sebelumnya, angka dari kelompok Tempe, Arizona berbasis menunjukkan. Di antara data penggajian bulan Mei dirilis pada Jumat mendatang.

Indeks Spot Dollar Bloomberg kemarin naik 0,7 % ke level tertingginya sejak 15 April lalu dan turun 0,2 % pada Selasa. Alat pengukur terhadap 10 mata uang utama menguat 1 % pada pekan lalu dan 2,6 % pada minggu sebelumnya.

Investor menjual emas dalam produk yang diperdagangkan di bursa untuk hari keempat, mengurangi kepemilikan sebesar 0,2 % menjadi 1,599.53 metrik ton pada hari Senin, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Aset yang terkecil sejak pertengahan Januari lalu.

Emas untuk pengiriman bulan Agustus turun 0,1 % ke level $ 1,188 di Comex. Bullion kemurnian 99,99 % naik 0,1 % ke level 237 yuan per gram ($ 1,189.26 per ons) di Shanghai Gold Exchange.

Perak untuk pengiriman segera turun 0,3 % ke level $ 16,7122 per ons. Sementara itu, Spot platinum melemah 0,2 % ke level $ 1,101.03 per ons, level terendahnya sejak 18 Maret lalu. Sedangkan Logam mulia diperdagangkan pada level terendahnya sejak 2013 lalu. Palladium turun 0,3 % ke level $ 771,16 per ons, level terendahnya dalam seminggu terakhir.