EquityWorld Futures: Pengamat ekonomi Enny Sri Hartati mengingatkan, pemerintah sebaiknya menekan pada kegiatan-kegiatan kementerian dan lembaga (K/L) yang nonproduktif ketimbang memangkas program produktif.

Hal ini disampaikan terkait dengan rencana pembahasan Rancangan APBN Perubahan 2014. “Jadi, program-program yang sifatnya prioritas dan strategis tetap berjalan, tetapi harus dibarengi dengan efisiensi biaya,” tegas Direktur Indef, lembaga kajian ekonomi ini, Senin (19/5).

Anggaran yang bisa dipangkas, dia menyarankan, di antaranya adalah anggaran sosialisasi, workshop, rapat maupun perjalan dinas. “Komponen anggaran ini yang seharusnya diefisienkan,” paparnya.

Enny mengungkapkan, masalahnya, di awal tahun anggaran perjalanan dinas sudah cukup besar di semua kementerian dan lembaga. Sebaliknya, realiasi anggaran belanja modal di kuartal pertama tahun ini justru masih di bawah 5 persen.

Sumber berita: http://plasadana.com/content.php?id=7435