Equityworld futures – Dolar naik ke level tertinggi lima bulan terhadap yen setelah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menolak memberikan rincian dari pertemuan pertamanya dengan Presiden AS terpilih Donald Trump di New York, hari Kamis.

Greenback menyentuh level terkuat sejak 1 Juni lalu setelah Abe mengatakan Trump adalah seorang pemimpin yang dapat dipercaya dan bahwa keduanya telah berbicara selama lebih dari satu jam dalam “suasana yang hangat.” Dolar telah naik lebih dari 7 persen terhadap yen selama dua minggu terakhir karena imbal hasil Treasury melonjak di tengah spekulasi bahwa presiden terpilih akan meningkatkan belanja fiskal. Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada hari Kamis menunjukkan bahwa bank sentral tetap berada di jalur untuk menaikkan suku bunga.

Dolar menguat 0,3 persen menjadi 110,48 yen pada pukul 10:53 pagi di Tokyo, dari hari Kamis ketika naik 1 persen. Dolar telah menguat 3,6 persen dalam minggu ini.

Analis valuta asing telah meningkatkan perkiraan dolar-yen mereka di laju tercepat dalam lebih dari satu tahun. Perkiraan rata-rata mereka untuk greenback mengakhiri tahun 2017 di level 110 yen. Proyeksi telah bertambah 4 yen dalam bulan ini, ditetapkan untuk kenaikan terbesar sejak Januari 2015.

Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang melacak mata uang AS terhadap 10 mata uang utama, naik 0,4 persen, mencapai level tertinggi sejak Februari. Indeks tersebut ditetapkan untuk peningkatan 1,8 persen dalam minggu ini.