Dolar turun diikuti penurunan obligasi global karena momentum pasar yang mengalami kenaikan.

Mata uang Dolar AS melemah terhadap sebagian besar 10 mata uang utama dan mengalami kenaikan selama 3 hari terhadap euro. Meningkatnya imbal hasil yang dimulai di Eropa pada bulan lalu dapat mengurangi daya tarik sekuritas mata uang euro, yang telah membantu untuk mendukung permintaan untuk obligasi yang lebih tinggi.

Dolar turun 0,8 % terhadap euro ke level $ 1,1239 pada pukul 09:39 pagi waktu New York. Ini sedikit berubah pada level 120,10 ¥.

Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang melacak mata uang AS terhadap 10 mata uang utama, turun 0,4 % ke level 1,163.92. Indeks tersebut melemah sebesar 3 % pada bulan April, yang merupakan penurunan pada bulan pertama sejak Juni lalu dan menyentuh level 3 bulan terendahnya pada tanggal 6 Mei.