Equity world – Direktur FBI yang dipecat James Comey Kamis (8/6) memberitahu para legislator Amerika bahwa Presiden Donald Trump mengharapkan ia menyatakan loyalitasnya dan mendesaknya agar membatalkan investigasi mengenai kaitan antara stafnya dan para pejabat Rusia.

Trump memecat Comey bulan lalu, dengan mengatakan ia memikirkan tentang masalah Rusia sewaktu memutuskan untuk memberhentikan direktur badan investigasi kriminal utama Amerika sewaktu sedang memimpin penyelidikan mengenai Rusia. Kehadiran Comey di hadapan Komite Intelijen Senat menandai pernyataan terbuka pertamanya mengenai sembilan perbincangan yang ia katakan dilakukannya bersama presiden dalam beberapa bulan sebelum ia dipecat. Tiga di antara perbincangan itu dilakukan dalam pertemuan langsung dan enam lainnya melalui telepon.

Ia mengatakan kepada para legislator bahwa ia bingung dengan berbagai penjelasan yang diberikan oleh Trump dan stafnya mengenai pemecatannya. Ia mengatakan mereka œmemilih untuk mencemarkan nama baiknya atas kinerjanya sebagai direktur FBI dengan cara mengklaim bahwa badan yang dipimpinnya itu dalam kondisi kacau. Menurutnya, klaim tersebut keliru.

Dalam pernyataan pembuka tertulisnya, Comey mengingat lagi acara makan malam di Gedung Putih pada bulan Januari, tidak lama setelah Trump mulai menjabat, presiden mengatakan, œSaya butuh loyalitas, saya mengharapkan kesetiaan.™ Saya bergeming, tidak berbicara atau mengubah ekspresi wajah saya sama sekali dalam keheningan setelahnya. Kami hanya saling diam memandang.

Tokoh Demokrat senior di komite tersebut, Senator Mark Warner dari Virginia, menyebut pernyataan Trump, sebagaimana yang disampaikan Comey, œsangat mengganggu.

Dalam bagian lain, Comey bersaksi bahwa Trump memintanya pada 14 Februari untuk menghentikan penyelidikan terhadap Michael Flynn, yang dipecat Trump sebagai penasihat keamanan nasional sehari sebelumnya, karena berbohong kepada Wakil Presiden Mike Pence mengenai percakapannya dengan Duta Besar Rusia di Washington.